IDTOP

Teqball, ‘Tambang Emas’ Baru Thailand di Asian Games 2026

Daftar Isi

Jakarta, ID Top US Indonesia

—

Thailand melesat dan sudah meraih lima medali emas di

Asian Games 2026

hingga Kamis (24/9) pagi. Teqball jadi tambang emas baru bagi Thailand di ajang Asian Games.

Teqball memulai debutnya sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games pada edisi 2026. Dalam laga debutnya, Teqball memainkan lima nomor yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Dari lima nomor yang dipertandingkan, Thailand merebut tiga medali emas. Sorrasak Thaosiri/Jirati Chanliang (ganda putra), Jutatip Kuntatong/Supawadi Wongkhamchan (ganda putri), dan Phakpong Dejaroen/Suphawadi Wongkhamchan (ganda campuran) jadi penyumbang medali emas untuk kontingen Thailand. Jumlah medali Thailand bisa saja bertambah bila tak ada pembatasan kuota negara di tiap kelas yang diikuti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukses ini juga membuat Thailand jadi juara umum di cabor Teqball. Posisi kedua ditempati oleh negara Asia Tenggara lainnya yaitu Myanmar dengan torehan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Satu emas yang tersisa direbut oleh Lee Jun Suk dari Korea Selatan.

Teqball adalah olahraga permainan yang punya karakter mirip sepak takraw yaitu menggunakan kaki dan kepala untuk bertahan dan menyerang. Perbedaannya, Teqball menggunakan meja seperti halnya tenis meja sehingga bola harus dipantulkan ke meja.

Di lingkup SEA Games,Teqball mulai dipertandingkan pada edisi 2023. Dari dua edisi yang sudah digelar, Thailand selalu jadi raja Teqball. Di 2023, Thailand meraih tiga emas sedangkan di edisi 2025, Thailand melakukan sapu bersih lima emas.

Bila Teqball kembali dipertandingkan di Asian Games 2030 mendatang, Thailand bakal kembali punya harapan untuk meraih lebih banyak emas dari olahraga tersebut.

[Gambas:Video ID Top US]

(ptr/nva)

LIHAT SEMUA

Baca lagi: Prabowo Minta Himbara Jemput Bola Buka Rekening untuk Warga, Kenapa?

Baca lagi: Cara Mencintai Diri Sendiri, Mulai dengan 4 Langkah Sederhana Ini

Baca lagi: Cerita dari Kurang 1 Persen Lahan Sawah Tersisa di Metropolitan DKI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Picture of content

content

You may also like