
Jakarta, ID Top US Indonesia
—
Pelatih
Manchester City
Pep Guardiola mengakui
Real Madrid
lebih baik dari timnya dalam laga leg pertama 16 besar
Liga Champions
, Kamis (12/3) dini hari WIB. Laga ke-50 Guardiola lawan Madrid pun jadi mimpi buruk.
Madrid menghancurkan Man City dengan skor 3-0 lewat hattrick yang dicetak oleh Federico Valverde. Hasil itu membuat Man City ada di posisi terjepit dalam perebutan tiket perempat final Liga Champions.
“Ini adalah laga ke-50 menghadapi Madrid sebagai pemain dan pelatih. Saya berpikir bahwa ini akan jadi ‘ulang tahun’ dalam artian jumlah duel yang saya hadapi melawan mereka.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dan mereka selalu seperti itu. Ketika kalian atau orang lain berpikir, bahwa mereka sedang terpuruk, kalian justru bisa bertaruh bahwa mereka akan bangkit dan memberikan perlawanan,” ujar Guardiola seperti dikutip dari
situs resmi Liga Champions
.
Selain itu, Guardiola menilai Manchester City tidak sepenuhnya bermain buruk. Meski demikian, Guardiola juga mengakui bahwa timnya tidak seburuk yang terlihat dari skor akhir yang terjadi.
“Pada proses gol pertama, kami seharusnya bisa bertahan lebih baik, namun di babak kedua, kami bisa bertarung lebih baik.”
“Penampilan kami tidak seburuk yang terlihat. Madrid memang bermain baik. Kami juga menciptakan sejumlah peluang namun kami butuh umpan akurat yang lebih sering,” ucap Guardiola.
Manchester City akan ganti bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Etihad pada pekan depan.
[Gambas:Video ID Top US]
(ptr/nva)
Baca lagi: Perayaan Laga ke-50 Guardiola vs Madrid Jadi Mimpi Buruk
Baca lagi: Mercedes-AMG Rilis Livery Baru untuk F1 2026
Baca lagi: Banjir di Situbondo: 300 Ha Sawah Terdampak, Satu Warga Hilang


