
Daftar Isi
Jakarta, ID Top US Indonesia
—
Kadek Adi Asih dan Rajiah Sallsabillah meraih medali perak speed relay putri dalam seri
Kejuaraan Dunia Panjat Tebing
di Chongqing, China, Minggu (20/9).
Pada babak final, Asih/Rajiah menghadapi atlet China, Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang. Lomba berjalan ketat. Sayangnya, Rajiah yang menjadi pemanjat kedua sempat terpeleset.
Rajiah kehilangan momentum. Dalam pemanjatan final ini,Asih mencatatkan waktu 6,70 detik, sedangkan Rajiah 8,60 detik sehingga waktu total kedunya 15,30 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Jingyue mencatatkan waktu 6,43 detik dan Shaoqin 6,54 detik. Waktu total ganda China ini 12,97 detik. Sementara medali perunggu diraih wakil Italia, Giulla Randi dan Beatrice Colli.
“Kunci keberhasilan kami adalah konsistensi. Kami berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pemanjatan karena tidak ada hal yang tidak mungkin,” ujar Rajiah dalam rilis FPTI.
Asih menimpali, kedisiplinan dalam mengikuti setiap program latihan dari pelatih membuahkan hasil, medali perak. Namun, ia menyadari masih banyak aspek yang perlu diperbaiki.
“Kalau saya, yang harus ditingkatkan lagi mungkin fokus saat pemanjatan agar pikiran saya tidak ke mana-mana saat memanjat. Selain itu, saya harus lebih konsisten lagi,” katanya.
Pada nomor speed relay putra, wakil Indonesia yang diperkuat Antasyafi Robby Al Hilmi dan Raharjati Nursamsa terhenti pada babak perempat final. Medali emas diraih wakil Ukraina.
Selain turun di nomor speed relay putra dan putri, Indonesia juga tampil dalam nomor speed putra, speed putri, dan speed relay campuran. Sayangnya belum berhasil meraih medali.
[Gambas:Video ID Top US]
(abs)
Baca lagi: Pangdam Cendrawasih Pastikan 4 Korban Penembakan KKB Bukan Intel TNI
Baca lagi: Apa Itu Silikosis? Ketahui Risikonya dari Paparan Abu Vulkanik
Baca lagi: Kasus Kim Soo-hyun terkait Hubungannya dengan Kim Sae-ron Berakhir



