
Jakarta, ID Top US Indonesia
—
Kiper Timnas Norwegia, Orjan Nyland, mengaku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan emosinya setelah sukses menciptakan kejutan terbesar di
Piala Dunia 2026
.
Norwegia berhasil melaju ke babak perempat final setelah menumbangkan tim raksasa Brasil dengan skor 2-1 pada Senin (6/7) pagi WIB di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor unik Norwegia yang belum pernah sekalipun kalah dari Tim Samba sepanjang sejarah pertemuan kedua negara di panggung Piala Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sangat sulit untuk menggambarkan emosi ini,” ujar Nyland kepada FIFA pascalaga. “Ini adalah perasaan yang sangat luar biasa. Perasaan terbaik yang pernah ada,” sambungnya.
Menurut Nyland, Norwegia datang ke Piala Dunia 2026 dengan target bertahan selama mungkin di turnamen ini. Dia sadar The Vikings, julukan Norwegia, adalah tim underdog di Piala Dunia.
“Kami tahu laga (lawan Brasil) ini akan sangat sulit, tetapi kami selalu percaya bahwa kami bisa mengalahkan Brasil. Dan sekarang kami berhasil mengalahkan mereka lagi. Luar biasa. Kita semua tahu seberapa hebatnya Brasil dan apa arti mereka di Piala Dunia,” tuturnya, seperti dilansir situs resmi FIFA.
Nyland menjadi pahlawan di bawah mistar gawang dengan membukukan empat penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan eksekusi penalti gelandang Brasil, Bruno Guimaraes, di babak pertama dan pada menit ke-86 melakukan tepisan brilian.
Kiper berusia 35 tahun itu mengungkapkan bahwa keberhasilannya membaca arah bola bukanlah faktor keberuntungan semata, melainkan buah dari persiapan yang sangat matang di balik layar.
“Semua ini berkat persiapan. Saya melakukan riset mendalam. Saya bekerja sangat erat dengan pelatih mental saya, yang merupakan ahli dalam hal ini, serta tim analis dan pelatih kiper kami. Ini adalah ucapan terima kasih yang besar untuk mereka semua,” ungkap Nyland.
“Rasanya sangat menyenangkan bisa menyelamatkan penalti itu dan menjaga kami tetap berada di dalam permainan. Namun, perasaan terbaik adalah ketika peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi! (tertawa),” kata dia.
[Gambas:Video ID Top US]
(wiw/nva)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Janice Tjen Lolos ke Babak 2 Wimbledon 2026 usai Singkirkan Unggulan
Baca lagi: Maliq & D’Essentials Terharu Nonton Musikal Senja Teduh Pelita
Baca lagi: Gugat Hak Asuh, Kondisi Ruben Onsu Disebut Menurun




3 Responses
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.buzzbii.com/epicureannycom juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Sebuah panduan taktis yang mengeliminasi proses trial-and-error yang melelahkan bagi para pemula https://www.kufirst.center.ku.ac.th/appropriatetechnologypr/
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://coub.com/epicureannycom yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.